Saat kupu tak lagi terbang ke gugusan bintang-bintang
Sepi..
Sunyi..
Hampa..
Menyerahkan diri ke rangkulan sayap indahnya
Tak lagi menemani bunga tuk tersenyum
Sekalipun madu bersemayam dibalik tirai keharuman
Terselimuti pekat yang gelap
Bersemayam dalam kalbu hitam
Menerawang jauh..
Bak bayangan fatamorgana
Yang terus menerus menghantui
Hanya harapan..
Hanya mimpi yang melambung jauh ke angkasa
Akankah kebimbangan terus berkuasa?
Menjalar ke seluruh akal pikiran
Hingga jiwa menjadi rapuh, jenuh
Sang suryapun enggan menyapa
Karna kupu tak juga mampu melewati keresahan
Ucaplah janji tuk bangkit dari keterpurpukan
Hidup ini berwarna bila tersentuh indahnya
Layaknya kicauan burung bersama eloknya pagi..
Sabtu, 09 April 2011
Rabu, 06 April 2011
Sabda Pandita
Satu nafas terhembus adalah kata
Resah, haru dan emosi tercampur
Dalam jubah terpautan, tangan terikat, bibir membisu
Maka setiap apa yang terucap
Adalah sabda pandita ratu
Di luar itu pasir
Di luar itu debu
Hanya pasir tertiup saja lalu hilang
Terbang tak ada
Gerimis mempercepat kelam
Maka fikirkanlah segala sesuatu dengan tenang
Sebelum berakhir pada kegalauan...
Resah, haru dan emosi tercampur
Dalam jubah terpautan, tangan terikat, bibir membisu
Maka setiap apa yang terucap
Adalah sabda pandita ratu
Di luar itu pasir
Di luar itu debu
Hanya pasir tertiup saja lalu hilang
Terbang tak ada
Gerimis mempercepat kelam
Maka fikirkanlah segala sesuatu dengan tenang
Sebelum berakhir pada kegalauan...
Hanya Ilusi
Dalam diam
Dalam sepi yang menyengat
Menanti sesuatu yang tak pasti
Menanti dalam teduhnya hati
Senja di pelabuhan kecil
Menanyakan pada kapal, perahu yang tiada berlaut
Desir air mulai menderu
Seakan mengungkapkan tabir yang telah terjadi, mendengar semua jeritan jiwa
Memaksa tuk lepaskan semuanya
Dan kini
Hilanglah ombak,
Tiada lagi
Di sendu penghabisan
Hanya ilusi tiada memiliki arti..
Dalam sepi yang menyengat
Menanti sesuatu yang tak pasti
Menanti dalam teduhnya hati
Senja di pelabuhan kecil
Menanyakan pada kapal, perahu yang tiada berlaut
Desir air mulai menderu
Seakan mengungkapkan tabir yang telah terjadi, mendengar semua jeritan jiwa
Memaksa tuk lepaskan semuanya
Dan kini
Hilanglah ombak,
Tiada lagi
Di sendu penghabisan
Hanya ilusi tiada memiliki arti..
Aku Tahu
Aku terpaku..
Kamu membisu..
Kita sama-sama tahu..
Dan, senyum kita kaku..
Inikah caramu..
Sikapmu padaku..
Membuatku tahu, tentang semua itu..
Kamu membisu..
Kita sama-sama tahu..
Dan, senyum kita kaku..
Inikah caramu..
Sikapmu padaku..
Membuatku tahu, tentang semua itu..
Jumat, 01 April 2011
Indahnya Hujan
Seeing d’rain... :)
Rintik hujan berjatuhan dari gumpalan awan kelabu
Membentuk rinai-rinai nan bening
Menitik pada bumi yang gersang
Menimbulkan suara sendu namun indah
Menetes diantara ujung dedaunan dan rumput laksana embun pagi
Harum menyerbak hembusan tanah basah oleh hujan
Rinai-rinai berjatuhan …
Rintik yang meneduhkan dan membawa kesejukan
Bukan kesengsaraan
Terima kasih, Allah…
Cinta-Mu lah yang membawa anugerah
Menumbuhkan sejuta cinta dan kedamaian
Dalam senyuman indah bunga-bunga yang merekah
Dan segarnya dedaunan yang hijau
Membuat diri tersadar…
Nikmat Tuhan manakah yg dapat kamu dustakan…
Rintik hujan berjatuhan dari gumpalan awan kelabu
Membentuk rinai-rinai nan bening
Menitik pada bumi yang gersang
Menimbulkan suara sendu namun indah
Menetes diantara ujung dedaunan dan rumput laksana embun pagi
Harum menyerbak hembusan tanah basah oleh hujan
Rinai-rinai berjatuhan …
Rintik yang meneduhkan dan membawa kesejukan
Bukan kesengsaraan
Terima kasih, Allah…
Cinta-Mu lah yang membawa anugerah
Menumbuhkan sejuta cinta dan kedamaian
Dalam senyuman indah bunga-bunga yang merekah
Dan segarnya dedaunan yang hijau
Membuat diri tersadar…
Nikmat Tuhan manakah yg dapat kamu dustakan…
Keep Consistent
31 Maret 2011 (22:20) @ My Room On Boarding House.
Subhanallah..
Subhanallah...
Subhanallah....
Melted, Meleleh, “Lumer”...... :’)
Alhamdulillahirrabbilalamiin.. Terima kasih Ya Allah hari ini Engkau telah berikan banyak pelajaran berharga untuk kami. Untuk Aku, Adhel, Lian, Arum, Naya, Nuky, Rima, Amel, Rizka, Dj, Fithor, Bagus, dan semoga juga untuk teman-teman yang lain.
Hari ini aku sungguh bersyukur masih diberikan kesempatan untuk bisa mengikuti talkshow bersama Ahmad Fuadi, seorang penulis bestseller novel Negeri 5 Menara dan Ranah 3 Warna. Dan ternyata... sunggguh diluar dugaan, acaranya menggugah, membangkitkan semangat yang hampir redup, menyegarkan kembali otak yang dilanda kejenuhan, menumbuhkan gejolak untuk tegak bak tiang bendera yang mengibarkan kemenangan.... tanpa menyerah, tanpa lelah.
Banyak yang beliau sampaikan kepada kami, tentang indahnya bermimpi, menggantungkan semua asa setingi-tingginya, sekalipun kita belum tau apakah kita bisa untuk meraihnya..
Kuncinya yaitu kita harus mempunyai niat kuat. Tancapkan baik-baik pada diri dan hati kita bahwa niat yang baik akan menghasilkan hasil yang baik pula .Ikhlas dalam mengadapi semua skenario yang telah Allah tuliskan atas diri kita, karena memang Dialah Sang maha Misterius..
Sutradara kisah hidup milyaran kehidupan..
Kita juga harus mempunyai impian yang tinggi, sesulit apapun kita mencapainya, sekeras apapun usaha kita, jangan pernah ragu untuk menuliskannya, jangan pernah malu untuk mengatakannya kepada orang lain, dengan demikian akan memunculkan energi positif kepada diri kita bahwa kita mampu untuk mewujudkannya.
Dua mantra yang sungguh dahsyat maknanya jika kita mau mendalami,
“Man Jadda Wajada”
“Man Shabara Zhafira”
Siapa yang bersungguh-sunguh akan berhasil, Siapa yang bersabar akan beruntung.
Sungguh kekuatan tersembunyi yang mampu menggerakkan setiap bagian dari syaraf-syaraf tubuh kita untuk senantiasa berusaha mendapatkan apa yang kita impikan. Selain itu kita juga harus sabar, sabar dalam segala hal. Jangan biarkan hati kita men’dikte’ Tuhan, Allah tahu mana yang terbaik untuk umatNya. Allah akan memberikan apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita inginkan...
Dan untuk merealisasikan mimpi-mimpi kita,
Going d extra miles....
sekarang bukan saatnya lagi kita berjalan, kita harus berlari, ya berlari sekencang-kencangnya, sprinter hingga titik penghabisan. Berusaha diatas rata-rata orang lain. Jika rata-rata orang belajar 3 jam sehari, kita lebihkan menjadi 4 jam sehari, jika yang lain membaca 3 buku, kita membaca 4 buku, Run to Win...!!
Dan yang tak boleh kita lupakan, doa dan tawakal. Sekuat apapun usaha kita jika tidak diiringi dengan dua hal ini, maka semuanya akan sia-sia belaka.
• Rajin berdoa
• Mendoakan orang lain
• Minta didoakan oleh orang lain
And the most important we have to know,
Keep Consistent .. :)
Tetaplah konsisten dan istiqomah dengan apa yang kita lakukan. Satu hal inilah yang masih sulit untuk dilakukuan, setidaknya itu menurut aku, dan sekarang aku masih belajar untuk tetap konsisten, karena kunci sukses yang paling mahal adalah harga konsisten. Insya Allah bisa.
Cemungudh !! hehehe...
The last,
Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain =)
Semoga bermanfaat.
Subhanallah..
Subhanallah...
Subhanallah....
Melted, Meleleh, “Lumer”...... :’)
Alhamdulillahirrabbilalamiin.. Terima kasih Ya Allah hari ini Engkau telah berikan banyak pelajaran berharga untuk kami. Untuk Aku, Adhel, Lian, Arum, Naya, Nuky, Rima, Amel, Rizka, Dj, Fithor, Bagus, dan semoga juga untuk teman-teman yang lain.
Hari ini aku sungguh bersyukur masih diberikan kesempatan untuk bisa mengikuti talkshow bersama Ahmad Fuadi, seorang penulis bestseller novel Negeri 5 Menara dan Ranah 3 Warna. Dan ternyata... sunggguh diluar dugaan, acaranya menggugah, membangkitkan semangat yang hampir redup, menyegarkan kembali otak yang dilanda kejenuhan, menumbuhkan gejolak untuk tegak bak tiang bendera yang mengibarkan kemenangan.... tanpa menyerah, tanpa lelah.
Banyak yang beliau sampaikan kepada kami, tentang indahnya bermimpi, menggantungkan semua asa setingi-tingginya, sekalipun kita belum tau apakah kita bisa untuk meraihnya..
Kuncinya yaitu kita harus mempunyai niat kuat. Tancapkan baik-baik pada diri dan hati kita bahwa niat yang baik akan menghasilkan hasil yang baik pula .Ikhlas dalam mengadapi semua skenario yang telah Allah tuliskan atas diri kita, karena memang Dialah Sang maha Misterius..
Sutradara kisah hidup milyaran kehidupan..
Kita juga harus mempunyai impian yang tinggi, sesulit apapun kita mencapainya, sekeras apapun usaha kita, jangan pernah ragu untuk menuliskannya, jangan pernah malu untuk mengatakannya kepada orang lain, dengan demikian akan memunculkan energi positif kepada diri kita bahwa kita mampu untuk mewujudkannya.
Dua mantra yang sungguh dahsyat maknanya jika kita mau mendalami,
“Man Jadda Wajada”
“Man Shabara Zhafira”
Siapa yang bersungguh-sunguh akan berhasil, Siapa yang bersabar akan beruntung.
Sungguh kekuatan tersembunyi yang mampu menggerakkan setiap bagian dari syaraf-syaraf tubuh kita untuk senantiasa berusaha mendapatkan apa yang kita impikan. Selain itu kita juga harus sabar, sabar dalam segala hal. Jangan biarkan hati kita men’dikte’ Tuhan, Allah tahu mana yang terbaik untuk umatNya. Allah akan memberikan apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita inginkan...
Dan untuk merealisasikan mimpi-mimpi kita,
Going d extra miles....
sekarang bukan saatnya lagi kita berjalan, kita harus berlari, ya berlari sekencang-kencangnya, sprinter hingga titik penghabisan. Berusaha diatas rata-rata orang lain. Jika rata-rata orang belajar 3 jam sehari, kita lebihkan menjadi 4 jam sehari, jika yang lain membaca 3 buku, kita membaca 4 buku, Run to Win...!!
Dan yang tak boleh kita lupakan, doa dan tawakal. Sekuat apapun usaha kita jika tidak diiringi dengan dua hal ini, maka semuanya akan sia-sia belaka.
• Rajin berdoa
• Mendoakan orang lain
• Minta didoakan oleh orang lain
And the most important we have to know,
Keep Consistent .. :)
Tetaplah konsisten dan istiqomah dengan apa yang kita lakukan. Satu hal inilah yang masih sulit untuk dilakukuan, setidaknya itu menurut aku, dan sekarang aku masih belajar untuk tetap konsisten, karena kunci sukses yang paling mahal adalah harga konsisten. Insya Allah bisa.
Cemungudh !! hehehe...
The last,
Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain =)
Semoga bermanfaat.
Langganan:
Postingan (Atom)