Dear, kemarin aku bertemu
dengannya,
Iya, dengannya yang sekian lama
telah aku nanti kehadirannya, yang aku cari-cari, yang aku tunggu-tunggu.
Akhirnya..
Setelah sekian lama menunggu saat-saat
pertemuan yang menyejukkan, menenangkan, mendamaikan.
Kemarin,
Baru saja kemarin, aku
benar-benar bertemu padanya.
Dia, terlihat lebih elok dari
yang ku kira, begitu menawan, mempesona.
Sangat enggan sebenarnya untuk
bercerita padanya tentang semua penat yang ada, karena ini awal pertemuan kita.
Sedikit grogi tidak masalah, ini
hanya akan menambah rasa debar itu berdetak lebih cepat dari yang ku rasa.
Rasa itu membuncah kian lama,
kian memekar, saat aku duduk berlama-lama dengannya,
Saat menatap indah pesonanya.
Seperti yang kau inginkan, telah
kusampaikan salammu padanya,
Dia juga merindukanmu,
“Untukmu My Beloved Dandelion..
Terimakasih telah mendengarkan
semua rasaku,
Terimakasih untuk kesan
luarbiasa,
Terimakasih untuk pertemuan kita,
Ku biarkankan dirimu dan semua
yang aku sampaikan terbang bebas, lepas... bersama semua cerita ”

Tidak ada komentar:
Posting Komentar