Selasa, 26 Maret 2013

Ma Dear Dandelion



Dear, kemarin aku bertemu dengannya,
Iya, dengannya yang sekian lama telah aku nanti kehadirannya, yang aku cari-cari, yang aku tunggu-tunggu.

Akhirnya..
 Setelah sekian lama menunggu saat-saat pertemuan yang menyejukkan, menenangkan, mendamaikan.
Kemarin,
Baru saja kemarin, aku benar-benar bertemu padanya.
Dia, terlihat lebih elok dari yang ku kira, begitu menawan, mempesona.
Sangat enggan sebenarnya untuk bercerita padanya tentang semua penat yang ada, karena ini awal pertemuan kita.
Sedikit grogi tidak masalah, ini hanya akan menambah rasa debar itu berdetak lebih cepat dari yang ku rasa.
Rasa itu membuncah kian lama, kian memekar, saat aku duduk berlama-lama dengannya,
Saat menatap indah pesonanya.
Seperti yang kau inginkan, telah kusampaikan salammu padanya,
Dia juga merindukanmu,
“Untukmu My Beloved Dandelion..
Terimakasih telah mendengarkan semua rasaku,
Terimakasih untuk kesan luarbiasa,
Terimakasih untuk pertemuan kita,
Ku biarkankan dirimu dan semua yang aku sampaikan terbang bebas, lepas... bersama semua cerita ”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar